Kota Yogyakarta

1 Januari 2014, Harga Tiket KA Ekonomi Berubah


Tomi Sujatmiko | Kamis, 24 Oktober 2013 | 13:25 WIB | Dibaca: 13696 | Komentar: 0

Ilustrasi (Foto : Dok)

YOGYA (KRjogja.com) - Pengguna moda transportasi darat berupa kereta api kelas ekonomi jarak jauh, harus berpikir ulang. Hal ini lantaran harga tiket per 1 Januari 2014 mendatang bakal berubah atau normal tanpa ada subsidi.

Menurut Manajer Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta Sumarsono, perubahan harga tiket kelas ekonomi jarak jauh lantaran kontrak penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik atau Public Service Obligation (PSO) antara Dirjen Perkeretaapian dengan PT KAI di tahun anggaran 2013 sudah berakhir. Sedangkan kontrak yang sama untuk tahun anggaran 2014 belum diperbarui. "Sehingga per 1 Januari 2014, tiket kereta api ekonomi jarak jauh akan berubah," terangnya, Kamis (24/10/2013).

Kebijakan tersebut, kata Sumarsono berlaku untuk seluruh perjalanan kereta ekonomi jarak jauh skala nasional. Untuk wilayah Daop VI Yogyakarta, terdapat 3 rangkaian kereta ekonomi jarak jauh. Masing-masing KA Bengawan relasi Solo Jebres-Tanjung Priok, KA Progo relasi Lempuyangan-Pasar Senen dan KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan-Banyuwangi.

Sumarsono menjelaskan ketiga rangkaian kereta api tersebut, selama ini bertarif Rp 50 ribu. Kemudian per 1 Januari 2014 akan berubah menjadi Rp 95 ribu untuk KA Bengawan dan KA Sri Tanjung, serta Rp 85 ribu untuk KA Progo. "Jadi, seluruhnya akan kembali ke tarif non subsidi. Kebijakan ini berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan RI No 28 Tahun 2012 perihal pedoman perhitungan dan penetapan tarif angkutan orang dengan kereta api," papar Sumarsono.

Pemesanan tiket kereta api ekonomi jarak jauh untuk keberangkatan 1 Januari 2014 sudah dapat dipesan mulai hari ini. Pemesanan tersebut dapat dilakukan di loket stasiun, toko minimarket Alfamart dan Indomaret, kantor pos, pegadaian serta semua loket penjualan agen resmi. (R-9)